Candi Prambanan Sukses Bikin Fashion Show Gantari Hybrid, Berikutnya Ramayana

Sebuah fashoin show berlangsung secara aktual dan virtual di Candi Prambanan. PT TWC bersiap untuk pertunjukan berikutnya: Ramayana dan Roro Jongrang


0

Destinasi wisata Candi Prambanan untuk kali pertama di masa pandemi Covid-19, menggelar acara fashion show Gantari, The Final Journey to Java pada Sabtu 9 Oktober 2021.

Pergelaran yang diadakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini menggandeng Lakon Indonesia dan Jakarta Fashion and Food Festival. Acara tersebut berlangsung secara hybrid atau menggabungkan cara virtual dan aktual untuk memperingati Hari Batik Nasional.

Dalam pergelaran busana itu, para perancang memamerkan 150 koleksi terbaru pakaian karya perajin, berupa batik, jumputan, dan tenun lurik, dengan benang dari pewarnaan natural. Pada kesempatan itu, hadir Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno beserta para pemerhati mode dan tokoh pemerhati seni budaya.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi atau PT TWC, Edy Setijono mengatakan, dengan suksesnya fashion show Gantari ini, maka Candi Prambanan siap menggelar pertunjukan berikutnya. “Salah satunya sendratari Ramayana yang sempat berhenti selama pandemi Covid-19,” kata Edy Setijono pada Selasa, 12 Oktober 2021.

Edy menuturkan, konsep hybrid menjadi alternatif yang bisa ditempuh untuk menggeliatkan agenda pariwisata di Prambanan. Penyelenggara, menurut dia, harus berkoordinasi dengan satuan tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi DI Yogyakarta.

Pertunjukan Sendratari Ramayana dan Roro Jonggrang rencananya akan berlangsung Oktober 2021. Wisatawan yang ingin melihat langsung harus memiliki aplikasi PeduliLindungi sebagai akses masuk. Wisatawan tetap belum boleh mengajak serta anak-anak yang belum divaksin.

Penyelenggara fashion show Gantari, The Final Journey to Java, Thresia Mareta yang juga pendiri Lakon Indonesia, mengatakan acara tersebut merupakan perjalanan untuk mendalami dan menyempurnakan cerita Lakon Indonesia. Kisah dalam pertunjukan sebelumnya sudah berlangsung pada 15 November 2020 di Jakarta.

“ini merupakan cerita yang menggambarkan metamorfosis Lakon Indonesia,” kata Theresia. “Melakoni peranannya dalam menggali budaya dan tradisi serta mempertahankan prinsip dasar yang telah diwariskan secara turun-temurun.”

Dalam pergelaran kali ini, Lakon Indonesia menggandeng desainer Irsanm arsitek Adi Purnomo, perwakilan pemerintah daerah, hingga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Kami berharap dapat membantu para perajin, UMKM, terutama di dunia fashion dan industri kreatif,” ujarnya.


Like it? Share with your friends!

0
innTeach

Sabar dan ikhlas akan menjadikan seseorang mulia dan terhormat di dunia sekalipun orang tersebut bukan apa-apa

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *